Security Guards Indonesia
Email
sgiguard.service@gmail.com
Telepon
0217491868
Whatsapp
085186661191

Perkuat Legitimasi dan Profesionalisme, Pengurus APSI Jawa Barat Resmi Dikukuhkan di Mapolda Jabar

Jurnal SGI | BANDUNG – Gebrakan baru dalam dunia pengamanan swakarsa Jawa Barat resmi dimulai. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Jawa Barat secara khidmat dikukuhkan di Mapolda Jawa Barat, Rabu (22/4/2026). Prosesi pelantikan ini menandai babak baru penguatan struktur organisasi para pengawal keamanan di Tanah Pasundan.

Hadir sebagai saksi kunci, Dirbinmas Polda Jabar Kombes Pol. Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K., M.H., bersama tokoh sentral keamanan sekaligus Ketua Dewan Penasehat APSI Jabar, Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N. Acara ini juga mempertemukan berbagai lintas sektoral, mulai dari perwakilan Pangdam III/Siliwangi, Komisi I DPRD Jabar, hingga jajaran Dinas Tenaga Kerja.

 

Rekonstruksi Citra: Dari Penjaga Pintu Menuju Mitra Strategis

Kombes Pol. Wadi Sa’bani, saat membacakan amanat Kapolda Jabar, menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi titik balik rekonstruksi citra profesi satpam. Beliau menyoroti pentingnya transformasi dari sekadar pemenuhan administratif menuju penguasaan keahlian yang substansial.

“Satpam bukan sekadar penjaga gerbang. Ini adalah profesi mulia yang menuntut keahlian khusus. APSI harus menjadi katalisator dalam memastikan bahwa integritas dan kualitas personel di Jawa Barat bukan sekadar formalitas ijazah, melainkan kompetensi riil di lapangan,” tegas Kombes Wadi.

 

Manifesto Empat Pilar Strategis 2026–2031

Dalam arahannya, pengurus APSI periode 2026–2031 diberikan mandat untuk mengakselerasi empat pilar utama organisasi:

  • Akselerasi Kualifikasi: Memastikan program sertifikasi berjalan linear dengan kebutuhan industri keamanan modern.
  • Pemuliaan Marwah Profesi: Menumbuhkan kebanggaan kolektif satpam sebagai garda terdepan stabilitas operasional dunia usaha.
  • Sinergisitas Multisektoral: Merajut kolaborasi yang solid antara regulator (Polri), asosiasi badan usaha (ABUJAPI), pemerintah, dan industri.
  • Advokasi Kesejahteraan: Berkomitmen mendorong kebijakan upah yang layak, guna memastikan kesejahteraan anggota selaras dengan beban tanggung jawab mereka.

 

Dukungan Regulasi dan Proyeksi Keamanan

Dukungan konkret muncul dari ranah legislatif. Ibu Tuti dari Komisi I DPRD Jawa Barat menyatakan kesiapannya untuk mengawal regulasi yang memberikan proteksi hukum serta dukungan anggaran bagi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) satpam. Ia menekankan bahwa di era disrupsi digital, kompetensi satpam harus berevolusi agar tetap relevan.

Menjelang peringatan May Day, jajaran APSI juga diinstruksikan untuk mengedepankan prinsip “Saunyunan Jaga Lembur”—sebuah kearifan lokal yang menekankan kebersamaan dalam menjaga kondusivitas di lingkungan kerja masing-masing.

 

Komponen Pendukung Keamanan Nasional

Senada dengan visi Polri, Kolonel Dodo yang mewakili Pangdam III/Siliwangi, memandang jumlah personel satpam yang masif sebagai potensi besar Komponen Pendukung (Kompan) pertahanan negara. Sinergi antara satpam, TNI, dan Polri merupakan fondasi krusial dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Prosesi pelantikan ini ditutup dengan optimisme tinggi bahwa di bawah nakhoda baru, APSI Jawa Barat akan menjadi organisasi profesi yang lebih berintegritas, berdaya guna, dan menjadi pilar utama stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat.