Perbedaan dan Persamaan Konsep Pengamanan dan Keamanan dalam konteks Bisnis.

Jurnal SGI| Jakarta – Dalam dunia bisnis saat ini, keamanan atau security menjadi sangat penting, khususnya dalam membangun kepercayaan dan citra perusahaan di mata pelanggan dan investor. Pelanggan akan lebih cenderung mempercayai perusahaan yang memiliki sistem keamanan yang kuat dan dapat melindungi aset, personnel, serta data dan informasi pribadi mereka. Investor juga akan lebih tertarik untuk berinvestasi pada perusahaan yang memiliki sistem keamanan yang baik, karena hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab yang tinggi dan memprioritaskan keamanan dalam setiap operasi bisnisnya.

Tidak hanya itu, keamanan juga dapat membantu perusahaan untuk mematuhi peraturan dan kebijakan yang berlaku dalam industri tertentu. Misalnya, perusahaan yang bergerak di bidang keuangan harus mematuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh regulator untuk melindungi data dan informasi keuangan pelanggan. Begitu juga perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, yang harus mematuhi standar keamanan dan privasi yang ditetapkan untuk melindungi data dan informasi pasien.

Dalam konteks bisnis yang semakin kompleks dan rentan terhadap serangan keamanan, maka penting bagi setiap perusahaan untuk memiliki strategi dan sistem keamanan yang kuat dan terintegrasi. Hal ini tidak hanya membantu perusahaan melindungi aset dan operasi bisnisnya, tetapi juga dapat memperkuat citra perusahaan di mata pelanggan dan investor serta memastikan bahwa perusahaan mematuhi peraturan dan kebijakan yang berlaku.

Dalam dunia bisnis dan industri, keamanan dan pengamanan merupakan dua hal yang sangat penting untuk menjaga keberlangsungan operasi perusahaan dan melindungi aset. Namun, seringkali terdapat kebingungan antara konsep keamanan dan pengamanan, sehingga menyebabkan beberapa perusahaan mengabaikan salah satu aspek tersebut.

Untuk itu, tulisan ini akan membahas Security secara umum, serta perbedaan dan persamaan antara keamanan dan pengamanan, serta mengapa keduanya sama-sama penting untuk diimplementasikan dalam lingkungan bisnis dan industri. Melalui pemahaman yang jelas tentang perbedaan dan persamaan ini, diharapkan perusahaan dapat memilih strategi yang tepat dalam melindungi aset mereka dan meminimalkan risiko kerusakan atau kerugian.

Security dalam arti keamanan secara umum merujuk pada serangkaian tindakan yang dilakukan untuk melindungi sesuatu dari ancaman atau bahaya. Konsep keamanan dapat berlaku pada berbagai hal, termasuk perangkat lunak, perangkat keras, infrastruktur, informasi, orang, dan properti. Tujuan utama dari keamanan adalah untuk mencegah kerusakan, kerugian, dan ancaman terhadap aset yang dilindungi.

Dalam konteks bisnis, keamanan seringkali berfokus pada perlindungan aset, baik itu aset fisik seperti bangunan dan peralatan, atau aset non-fisik seperti informasi dan data sensitif. Beberapa contoh tindakan keamanan dalam bisnis meliputi penggunaan kamera pengawas untuk mencegah pencurian, penggunaan sistem keamanan jaringan untuk melindungi informasi sensitif dari peretasan, serta melakukan pemeriksaan latar belakang pada calon karyawan untuk memastikan mereka tidak memiliki rekam jejak kriminal.

Dalam dunia teknologi, keamanan sangat penting untuk melindungi perangkat dan data dari serangan siber. Beberapa tindakan keamanan yang dapat dilakukan untuk melindungi perangkat dan data meliputi penggunaan sandi yang kuat, enkripsi data, pembaruan perangkat lunak secara berkala, dan menghindari terhubung ke jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman.

Selain itu, keamanan juga merupakan faktor penting dalam aspek sosial dan politik. Keamanan negara misalnya, melibatkan serangkaian tindakan untuk melindungi warga negara dari bahaya seperti terorisme, kejahatan internasional, dan ancaman militer. Tindakan ini meliputi penggunaan pasukan keamanan, pemeriksaan ketat di bandara, dan penggunaan teknologi canggih untuk mengumpulkan intelijen.

Secara keseluruhan, keamanan merupakan hal yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu dalam bisnis, teknologi, maupun politik. Tindakan keamanan yang tepat dapat membantu mencegah kerusakan, kerugian, dan bahaya, sehingga memastikan keamanan dan kesejahteraan bagi individu, organisasi, dan negara.

Perbedaan utama antara keamanan dan pengamanan adalah dalam lingkup dan fokusnya. Secara umum, keamanan merujuk pada serangkaian tindakan yang dilakukan untuk melindungi sesuatu dari ancaman atau bahaya, sedangkan pengamanan merujuk pada upaya untuk mencegah akses yang tidak sah atau tidak diinginkan ke suatu area, perangkat, atau informasi.

Persamaan antara keamanan dan pengamanan adalah keduanya memiliki tujuan untuk melindungi aset dan mengurangi risiko kerusakan atau kerugian. Baik keamanan maupun pengamanan juga membutuhkan analisis risiko untuk mengidentifikasi ancaman yang mungkin dan menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi aset.

Namun, terdapat perbedaan dalam cara keamanan dan pengamanan diimplementasikan. Keamanan melibatkan upaya untuk melindungi sesuatu dari ancaman atau bahaya, seperti melindungi sistem komputer dari serangan virus atau melindungi gedung dari ancaman teroris. Sementara itu, pengamanan lebih berfokus pada mencegah akses yang tidak sah atau tidak diinginkan ke suatu area, perangkat, atau informasi, seperti memasang pintu atau kunci pada sebuah gedung atau perangkat.

Selain itu, keamanan dapat bersifat aktif, di mana tindakan-tindakan proaktif dilakukan untuk mencegah ancaman, seperti melakukan pemantauan dan pengawasan, sementara pengamanan bersifat pasif, di mana tindakan-tindakan seperti memasang pagar atau kunci digunakan untuk mencegah akses yang tidak sah.

Dalam konteks bisnis, keamanan dan pengamanan sering kali digunakan secara bersamaan untuk melindungi aset dan operasi perusahaan. Misalnya, sebuah perusahaan dapat menggunakan sistem keamanan jaringan untuk melindungi data sensitif dari peretasan, sementara pengamanan gedung dilakukan dengan memasang pintu dan kunci pada area yang sensitif.

Secara keseluruhan, keamanan dan pengamanan memiliki persamaan dalam tujuan mereka untuk melindungi aset dan mengurangi risiko kerusakan atau kerugian. Namun, terdapat perbedaan dalam lingkup dan fokusnya, di mana keamanan lebih berfokus pada melindungi dari ancaman atau bahaya, sementara pengamanan lebih berfokus pada mencegah akses yang tidak sah atau tidak diinginkan.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Security dalam kontek keamanan maupun pengamanan, baik dalam dimensi perbedaan dan persamaan memainkan peran penting dalam industri bisnis. Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks dan rentan terhadap serangan keamanan, perusahaan harus memiliki strategi dan sistem keamanan yang kuat dan terintegrasi untuk melindungi aset dan operasi bisnisnya, memperkuat citra perusahaan di mata pelanggan dan investor, serta memastikan bahwa perusahaan mematuhi peraturan dan kebijakan yang berlaku. Oleh karena itu, perusahaan harus terus memperbaharui sistem keamanan mereka dan memperkuat kerjasama antara departemen keamanan dengan departemen lainnya agar tercipta sistem keamanan yang holistik dan terintegrasi. [Mus]

Daftar Rujukan.

  1. Anderson, R. (2008). Security engineering: a guide to building dependable distributed systems. Wiley
  2. Bishop, M. (2002). Computer security: art and science. Addison-Wesley.
  3. Clark, D. D., & Wilson, D. R. (2012). A comparison of commercial and military computer security policies. Communications of the ACM, 15(7), 753-760.
  4. Communication Review, 22(1), 17-57.
  5. Whitman, M. E., & Mattord, H. J. (2011). Principles of information security. Cengage Learning.
  6. Fennelly, L. J. (2017). Effective physical security. Butterworth-Heinemann.
  7. Goel, S. (2017). Cybersecurity: managing systems, conducting testing, and investigating intrusions. CRC Press Whitman, M. E., & Mattord, H. J. (2016). Management of information security. Cengage Learning.
  8. Mitnick, K. D., & Simon, W. L. (2002). The art of deception: controlling the human element of security. Wiley.
  9. Spafford, E. H., & Kratz, R. L. (1992). The Internet worm incident: An analysis. Computer
  10. Schneier, B. (2015). Data and Goliath: The Hidden Battles to Collect Your Data and Control Your World. W. W. Norton & Company.