6 Tips Mudik Lebaran dengan Mobil Pribadi

Jurnal SGI | Jakarta – Mudik lebaran bersama keluarga menggunakan mobil menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia. Merujuk Kementerian Perhubungan, diprediksi 29,77 persen orang akan mudik menggunakan mobil pada libur Idul Fitri 1444 Hijriah.
Jika dirinci, 22,07 persen atau sekitar 27,32 juta orang bakal menggunakan mobil pribadi dan 7,7 persen atau 9,35 juta orang bakal memakai mobil sewaan untuk mudik ke kampung halaman.

Mudik menggunakan mobil pribadi bersama keluarga tentu menyenangkan. Akan tapi perlu diketahui ada banyak hal tidak terduga yang bisa terjadi dan akhirnya jadi menyulitkan perjalanan.

Anda tentu tidak ingin perjalanan mudik menjadi tidak nyaman karena hal tersebut. Berikut tips agar perjalanan mudik menggunakan mobil bisa tetap nyaman.

1. TIDUR YANG CUKUP

Sebagai pengemudi yang mengemudikan mobil sepanjang perjalanan Anda harus berada dalam kondisi yang sehat. Kesehatan pengemudi harus tetap menjadi prioritas demi keselamatan seluruh keluarga yang menjadi penumpang.

Oleh karena itu, sebelum mudik Anda harus memastikan tubuh bugar karena sudah tidur cukup. Upayakan tidur selama tujuh hingga sembilan jam pada malam sebelum mudik.

Hal itu bisa membuat tubuh jauh lebih fit, sehingga Anda dapat berkonsentrasi dengan baik sepanjang perjalanan. Keselamatan Anda dan keluarga jauh lebih terjamin dengan tubuh yang fit
2. PAHAMI RUTE JALAN

Pembangunan jalur tol yang masif di berbagai daerah bisa membuat Anda kebingungan ketika memulai perjalanan mudik. Demi menghindari tersesat di tengah jalan, sebaiknya Anda memahami rute perjalanan terlebih dulu.

Anda harus mengetahui tol mana yang akan Anda lewati. Kemudian, berapa banyak jumlah uang yang harus ada dalam kartu elektronik untuk membayar biaya tarif tol.

Lebih baik mengisi saldo kartu tol dengan jumlah lebih banyak dari tarif tol untuk berjaga-jaga.
3. BAWA OBAT OBATAN, MAKANAN & MINUMAN.

Anda harus menyiapkan semua obat-obatan penting yang dibutuhkan oleh masing-masing anggota keluarga. Anda harus bersiap menghadapi segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi selama perjalanan mudik.

Apabila merasa tubuh mulai drop, Anda bisa mengantisipasi dengan sejumlah obat-obatan yang dapat dikonsumsi saat buka puasa atau sahur di tengah perjalanan.

Obat-obatan yang dapat dibawa di antaranya obat batuk, demam, pusing, diare, serta beberapa multivitamin. Kemudian jangan lupa membawa makanan dan minuman ringan untuk mengisi perut kalau tidak bisa berbuka di rest area tepat waktu.
4. KUNJUNGI REST AREA UNTUK BERISTIRAHAT.

Jangan ragu untuk berhenti di rest area selama perjalanan mudik ke kampung halaman.

Mengunjungi rest area tidak hanya untuk mengistirahatkan tubuh. Selama di rest area Anda juga bisa sedikit mendinginkan mobil, berbelanja makanan ringan, mampir ke toilet, hingga makan jika sudah waktunya berbuka.
5. SIAPKAN UANG TUNAI.

Pastikan membawa uang tunai dalam jumlah yang cukup agar bisa lebih leluasa untuk makan dan beraktivitas. Pasalnya, ada kemungkinan toko-toko, restoran, atau tempat yang Anda kunjungi selama perjalanan hanya menerima uang tunai.

And tidak perlu bawa uang tunai hingga jutaan rupiah. Memegang uang tunai dalam jumlah besar justru akan membahayakan keselamatan Anda dan keluarga.
6. SERVIS MOBIL SEBELUM MUDIK.

Sebelum memulai perjalanan mudik, luangkan waktu beberapa hari sebelumnya untuk servis mobil Anda di bengkel resmi. Hal ini tak boleh dilewatkan karena dapat membuat perjalanan terganggu.

Mengunjungi bengkel akan menyelamatkan Anda dari kemungkinan komponen yang sudah aus atau berisiko rusak saat menempuh perjalanan jauh.
Demikianlah 6 Tips aman saat akan mudik, pastikan saat berangkat mudik semua dalam kondisi sehat.